Majlis Tilawah dan Hafazan Al-Quran

Peringkat Antarabangsa (MTHQA) Ke-66 Tahun 1448/2026

Tadabbur Kalamullah 7 Syawal 1441H - Berdoalah Dengan Penuh Pengharapan

TADABBUR KALAMULLAH 7 SYAWAL 1441H
BERDOALAH DENGAN PENUH PENGHARAPAN
 
 
 
???? ??????? ???????? ???????? ????????
 
"(Ingatkanlah peristiwa) ketika Nabi Zakaria berdoa kepada tuhannya dengan doa permohonan secara perlahan" [Surah Maryam 3]
 
Allah swt menceritakan kepada kita kisah rintihan doa daripada kekasihNya Nabi Zakaria Alaihissalam. Terdapat riwayat mengatakan bahawa Nabi Zakaria Alaihissalam berdoa di waktu malam apabila manusia lain sedang tidur. Iaitu pada waktu qiyamullail. Waktu sunyi dan damai. Doa rintihan itu dialunkan dengan suara yang lembah lembut. Ini kerana suara lemah lembutlah yang sesuai dalam suasana merayu dan merintih.
 
???? ???????? ??????? ???? ???????? ?????????????? ?????? ???? ????????? ?????? ????????????? ???????????? ????? ???????? ??????????? ????? ????????? ????? ????????? ?????? ????????? ????????
 

Katakanlah (wahai Muhammad): "Serulah nama " Allah" atau nama "Ar-Rahman", yang mana sahaja kamu serukan (dari kedua-dua nama itu adalah baik belaka); kerana Allah mempunyai banyak nama-nama yang baik serta mulia". Dan janganlah engkau nyaringkan bacaan doa atau sembahyangmu, juga janganlah engkau perlahankannya, dan gunakanlah sahaja satu cara yang sederhana antara itu" [Surah al-Isra' 110]


Ini menunjukkan bahawa sebagai hamba Allah, tatkala berdoa hendaklah berdoa dengan merayu kepada Allah beserta suara yang lemah lembut. Jangan sesekali kita minta pada Allah berbagai-bagai perkara tetapi langsung tidak dalam nada merayu bahkan lagi biadap jika dalam nada yang keras, sombong dengan memaksa Allah memberi apa yang kita kehendaki.
Sabda Nabi saw:
 
?? ??? ????? ??? ??? ????? ???? ?? ?? ??? ????? ?????? ?? ??? ????? ??????? ???? ?? ?????? ??
 
“Janganlah kalian ketika berdoa dengan mengatakan: "Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau mahu. Ya Allah, rahmatilah aku, jika Engkau mahu". Hendaknya dia mantapkan keinginannya (bersungguh-sungguh merayu), kerana tidak ada yang boleh memaksa Allah" (HR al-Bukhari dan Muslim)
 
Diriwayatkan daripada Sayidina Abu Musa r.a bahawa suatu ketika para sahabat pernah berzikir/berdoa dengan menjerit-jerit (suara yang keras dan nyaring). Kemudian Nabi saw mengingatkan dengan sabda baginda:
 
 
??? ???????? ???????? ? ????????? ????? ???????????? ? ??????????? ??? ????????? ??????? ????? ???????? ? ??????? ???????? ? ??????? ??????? ???????
 
“Wahai manusia, kasihanilah diri kalian. Sesungguhnya kalian tidak menyeru Zat yang tuli dan tidak ada, sesungguhnya Allah bersama kalian, Dia Maha mendengar lagi Maha dekat” (HR al-Bukhari)
 
Doa dengan suara yang lirih menunjukkan tanda kesopanan dan pengagungan kepada Allah. Tatkala mengadap seorang raja, tidak ada orang yang berani meninggikan suara di hadapannya, maka lebih utama lagi Allah Raja Segala Raja, Yang Maha Mendengar doa dengan suara yang lirih. Tidak beradab dihadapanNya diajukan permintaan kecuali dengan suara yang lembut, rasa rendah diri, penuh kekhusyukan dan keihklasan yang mendalam.
 
Rebutlah peluang berdoa terutama di masa dan waktu mustajab doa seperti pada hari Arafah, di bulan Ramadhan, sepanjang hari Jumaat, waktu sahur, di sepertiga malam terakhir, ketika jihad/perang, tatkala turun hujan, ketika sujud, antara azan dan iqamah dan ketika waktu berbuka puasa.
 
Sayidina Abu Hurairah r.a mengatakan: “Sesungguhnya pintu-pintu langit terbuka ketika jihad fi sabillillah sedang berkecamuk, ketika turun hujan dan ketika iqamah solat wajib. Manfaatkanlah untuk berdoa ketika itu" (Syarhus Sunnah al-Baghawi)
 
Berdoalah bersungguh-sungguh dengan penuh pengharapan dan rintihan. Jangan sesekali jemu dan berputus asa menadah tangan memohon kepadaNya. Para nabi, kekasih Allah pun sentiasa berdoa, maka contohilah mereka dalam berdoa, moga diberkati dan dimakbulkan Allah.
 
 
 

???? ???????? ??????? ???? ???????? ?????????????? ?????? ???? ????????? ?????? ????????????? ???????????? ????? ???????? ??????????? ????? ????????? ????? ????????? ?????? ????????? ????????

Hubungi Kami
Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM),
Blok A dan B, Kompleks Islam Putrajaya,
No 23, Jalan Tunku Abdul Rahman,
Presint 3, 62100 Putrajaya,
Malaysia.
+603 8870 7000
+603 8870 7003
Ikuti Kami
Pautan
Kemaskini Terkini
  •  Isnin, 28 September 2026 
Statistik Pelawat
  • Today 16
  • Yesterday 26
  • This Week 16
  • This Month 316
  • This Year 354